Kembali ke Kursus
PHIL001 General

Komentar terhadap *Sutra Kṛṣṇa*

Buku ini merupakan komentar rinci oleh Fu You Di Jun dari Dinasti Qing terhadap *Sutra Vajracchedikā Prajñāpāramitā*. Seluruh buku dibagi menjadi tiga puluh dua bagian, setiap bagian mencakup teks asli sutra, penjelasan ringkas (zhù), serta pembahasan makna yang mendalam namun mudah dipahami (jiǎng), bertujuan untuk membimbing pembaca memahami kebenaran sesungguhnya dari ajaran Buddha.

4.8
18.0h
999 siswa
6 suka
Filsafat
Mulai Belajar

Gambaran Umum Kursus

📚 Ringkasan Isi

Buku ini merupakan komentar rinci oleh Tuhan Fuyou dari Dinasti Qing terhadap Sutra Vajra Prajñāpāramitā. Seluruh buku dibagi menjadi tiga puluh dua bagian, masing-masing mencakup teks asli Sutra, komentar ringkas (Zhu), serta penjelasan makna yang mendalam namun mudah dipahami (Jiang), bertujuan untuk membimbing pembaca memahami kebenaran sejati Dharma.

Mendalami terusan Agama, menghayati sifat kosong: Jalan pembebasan dari Sutra Vajra yang diajarkan langsung oleh Tuhan Fuyou.

Penulis: Qing Tuhan Fuyou

Ucapan Terima Kasih: Yayasan Elektronik Kitab Suci Buddha (CBETA)

🎯 Tujuan Pembelajaran

  1. Dapat menjelaskan latar belakang terbentuknya pertemuan Dharma Vajra Prajñāpāramitā, serta memahami kebenaran bahwa Dharma tidak terpisah dari kehidupan sehari-hari.
  2. Memahami dua pertanyaan inti dalam latihan yang diajukan oleh Śūdra Bhūmi: "Bagaimana cara menetapkan hati?" dan "Bagaimana cara menundukkan pikiran?"
  3. Memahami dan menjelaskan makna "empat pengertian" (aku, orang lain, makhluk, dan penerus hidup) serta hambatan yang ditimbulkan bagi latihan spiritual.
  4. Memahami dan membedakan antara 'bakti berwujud' dan 'bakti tanpa wujud': dapat membedakan perbedaan esensial antara memberi harta benda sebanyak tiga ribu dunia besar dengan menerima dan memelihara empat baris mantra dalam hal kebajikan.
  5. Menguasai logika Prajñā berbasis 'bukan... adalah nama': mampu menggunakan logika ini untuk menjelaskan istilah-istilah seperti Dharma, tingkatan pencerahan, alam suci Buddha, debu halus, dan dunia.
  6. Memahami prinsip latihan 'tidak memperoleh apapun' dan 'tidak menempel pada apapun': memahami makna pencapaian tingkat pencerahan Śūdra Bhūmi dan janji dari Buddha Nandaka, serta menerapkannya dalam latihan hati yang bersih.
  7. Menganalisis mendalam pandangan tentang realitas sejati: mampu menjelaskan makna 'keyakinan yang bersih akan menghasilkan realitas sejati', serta memahami alur pemikiran bahwa 'melepaskan semua bentuk' disebut sebagai Buddha.
  8. Merasakan kebajikan mempelajari Sutra: membandingkan perbedaan kebajikan antara 'memberi tubuh' dan 'menerima Sutra dengan keyakinan tak tergoyahkan', serta memahami motivasi mendalam di baliknya.
  9. Mengubah beban dosa dan diri sendiri: memahami bagaimana menerima dan memelihara Sutra meskipun dicemooh justru dapat menghilangkan dosa masa lalu, serta membangun pandangan latihan yang berlandaskan 'aku benar-benar tak ada'.
  10. Dapat membedakan definisi 'Lima Mata' (mata daging, mata surgawi, mata kebijaksanaan, mata hukum, mata Buddha) dan tingkatan mereka dalam mengamati alam batin.

Pelajaran