Kembali ke Kursus
BIOL1001S-PEP-CN Senior High

【人教版】Biologi SMA Pilihan Wajib Jilid 1

Kursus ini didasarkan pada buku teks Biologi SMA Kurikulum Nasional (Pilihan Wajib 1) untuk kelas 11/12, yang membahas secara mendalam tentang lingkungan internal dan homeostasis tubuh manusia, regulasi saraf, regulasi humoral, regulasi imun, serta regulasi aktivitas kehidupan tumbuhan. Melalui pembelajaran mekanisme fisiologis dan eksperimen penyelidikan, siswa diharapkan dapat mengembangkan pemikiran ilmiah dan pemahaman tentang kehidupan.

4.9
15.0h
571 siswa
0 suka
K12 Biologi
Mulai Belajar

Gambaran Umum Kursus

📚 Ringkasan Materi

Kursus ini didasarkan pada Buku Teks Biologi Wajib Selektif 1 untuk SMA Kurikulum 2013 edisi Rakyat, yang membahas secara mendalam tentang lingkungan internal dan homeostasis, regulasi saraf, regulasi humoral, regulasi imun, serta regulasi aktivitas kehidupan tumbuhan. Melalui studi mekanisme fisiologis dan eksperimen penyelidikan, peserta didik akan mengembangkan pemikiran ilmiah dan konsep kehidupan.

Jelajahi misteri keseimbangan kehidupan, kuasai mekanisme homeostasis biologis dan regulasi yang presisi.

Penulis: Pusat Penelitian dan Pengembangan Kurikulum Biologi, Lembaga Penelitian Kurikulum Buku Teks, Penerbitan Pendidikan Rakyat

Ucapan Terima Kasih: Disetujui oleh Komite Ahli Komite Buku Teks Nasional pada tahun 2019

🎯 Tujuan Pembelajaran

  1. Menjelaskan komposisi lingkungan internal dan hubungan timbal baliknya, serta mampu mengidentifikasi plasma darah, cairan jaringan, dan cairan limfe.
  2. Menguraikan sifat fisikokimia lingkungan internal (tekanan osmotik, derajat keasaman (pH), suhu) dan proses pertukaran zat.
  3. Menjelaskan konsep homeostasis lingkungan internal, dan melalui eksperimen memperkirakan mekanisme tubuh dalam mempertahankan pH yang stabil.
  4. Menggunakan diagram skematik untuk menganalisis dan menjelaskan proses regulasi berjenjang dan umpan balik dari sekresi hormon tiroksin.
  5. Menyimpulkan karakteristik regulasi hormonal, memahami konsep dasar regulasi humoral.
  6. Membandingkan persamaan dan perbedaan antara regulasi saraf dan regulasi humoral, serta menjelaskan bagaimana keduanya berkoordinasi dan bekerja sama.
  7. Mampu mendeskripsikan secara akurat komposisi organ imun, sel imun, dan zat aktif imun, serta menjelaskan tiga fungsi dasar sistem imun.
  8. Mampu menggambar diagram alir imunitas humoral dan imunitas seluler, serta menjelaskan bagaimana keduanya berkoordinasi untuk membersihkan patogen.
  9. Menggunakan prinsip imunologi untuk menjelaskan mekanisme kerja vaksin, masalah penolakan imun pada transplantasi organ, dan mekanisme terjadinya reaksi alergi.

🔹 Pelajaran 1: Lingkungan Internal dan Homeostasis Tubuh Manusia

Ikhtisar: Desain pembelajaran ini mencakup materi inti dalam biologi SMA tentang "Lingkungan Internal dan Homeostasis Tubuh Manusia". Dengan menyelidiki hubungan dinamis antara plasma darah, cairan jaringan, dan cairan limfe, peserta didik akan memahami esensi lingkungan internal sebagai lingkungan langsung tempat sel hidup, serta menguasai sifat fisikokimia dan mekanisme regulasinya. Pelajaran ini menekankan pentingnya menjaga homeostasis lingkungan internal melalui jaringan regulasi "saraf-humoral-imun" untuk aktivitas kehidupan.

Hasil Pembelajaran:

  • Menjelaskan komposisi lingkungan internal dan hubungan timbal baliknya, serta mampu mengidentifikasi plasma darah, cairan jaringan, dan cairan limfe.
  • Menguraikan sifat fisikokimia lingkungan internal (tekanan osmotik, derajat keasaman (pH), suhu) dan proses pertukaran zat.
  • Menjelaskan konsep homeostasis lingkungan internal, dan melalui eksperimen memperkirakan mekanisme tubuh dalam mempertahankan pH yang stabil.

🔹 Pelajaran 2: Regulasi Saraf

Ikhtisar: Kursus ini bertujuan untuk membantu peserta didik memahami secara mendalam dasar struktural, cara dasar, dan mekanisme transmisi informasi dari regulasi saraf. Melalui pembelajaran progresif dari tingkat sel (neuron dan sel neuroglia) ke tingkat sistem organ (sistem saraf pusat dan perifer), dan kemudian ke tingkat fungsional (refleks, konduksi impuls, regulasi berjenjang, dan fungsi luhur otak manusia), suatu kerangka pengetahuan regulasi saraf yang lengkap akan terbangun, serta perhatian diberikan pada bahaya penyalahgunaan obat terhadap kesehatan saraf.

Hasil Pembelajaran:

  • --

🔹 Pelajaran 3: Regulasi Humoral

Ikhtisar: Pelajaran ini fokus pada pengenalan mekanisme inti regulasi humoral dan contoh-contoh fisiologisnya. Dengan menganalisis logika sekresi hormon tiroksin, peserta didik akan memahami mekanisme regulasi berjenjang dan umpan balik dari regulasi hormonal, serta menyimpulkan karakteristik regulasi hormonal seperti dosis kecil namun efek tinggi. Berdasarkan hal ini, akan dibahas secara mendalam bagaimana tubuh mencapai regulasi suhu tubuh, keseimbangan air dan garam mineral yang presisi melalui koordinasi antara regulasi saraf dan regulasi humoral, sehingga menjaga homeostasis lingkungan internal.

Hasil Pembelajaran:

  • Menggunakan diagram skematik untuk menganalisis dan menjelaskan proses regulasi berjenjang dan umpan balik dari sekresi hormon tiroksin.
  • Menyimpulkan karakteristik regulasi hormonal, memahami konsep dasar regulasi humoral.
  • Membandingkan persamaan dan perbedaan antara regulasi saraf dan regulasi humoral, serta menjelaskan bagaimana keduanya berkoordinasi dan bekerja sama.

🔹 Pelajaran 4: Regulasi Imun

Ikhtisar: Desain pembelajaran ini mencakup komposisi, fungsi sistem imun, serta peran intinya dalam menjaga homeostasis tubuh. Fokusnya adalah membahas mekanisme molekuler dan seluler dari imunitas spesifik (imunitas humoral dan imunitas seluler), menganalisis penyebab disregulasi imun (seperti reaksi alergi), serta memperkenalkan aplikasi praktis imunologi dalam vaksinasi dan transplantasi organ.

Hasil Pembelajaran:

  • Mampu mendeskripsikan secara akurat komposisi organ imun, sel imun, dan zat aktif imun, serta menjelaskan tiga fungsi dasar sistem imun.
  • Mampu menggambar diagram alir imunitas humoral dan imunitas seluler, serta menjelaskan bagaimana keduanya berkoordinasi untuk membersihkan patogen.
  • Menggunakan prinsip imunologi untuk menjelaskan mekanisme kerja vaksin, masalah penolakan imun pada transplantasi organ, dan mekanisme terjadinya reaksi alergi.

🔹 Pelajaran 5: Regulasi Aktivitas Kehidupan Tumbuhan

Ikhtisar: Desain pembelajaran ini mencakup sejarah penemuan auksin pada tumbuhan, sintesis, transportasi, distribusi, fungsi fisiologisnya, serta jenis dan fungsi hormon tumbuhan lainnya. Melalui analisis logis eksperimen klasik, peserta didik akan memahami bagaimana tumbuhan mengatur pertumbuhan dan perkembangannya sendiri melalui sinyal kimia (hormon), serta menguasai sifat ganda efek fisiologis auksin dan penerapannya dalam produksi pertanian.

Hasil Pembelajaran:

  • Mampu mengomentari ide desain eksperimental ilmuwan seperti Darwin dan Went, serta menyimpulkan proses penemuan auksin.
  • Menjelaskan mekanisme sintesis auksin, transpor polar, dan pola distribusinya di dalam tumbuhan.
  • Menggunakan sifat ganda efek fisiologis auksin untuk menjelaskan fenomena seperti dominansi apikal, dan mampu mengidentifikasi fungsi utama hormon lain seperti giberelin dan etilen.