Kembali ke Kursus
PHYS1003S-PEP-CN Senior High

【Edisi Pendidikan Rakyat】Fisika SMA Pilihan Wajib Tahun Ketiga

Buku teks ini merupakan bagian ketiga dari seri pilihan wajib fisika SMA umum, yang mendalami topik-tekan utama seperti teori gerak molekul, wujud zat dan perubahannya, hukum termodinamika, struktur atom, dualitas gelombang-partikel, serta fisika inti atom, dengan tujuan meningkatkan kompetensi inti siswa dalam bidang fisika.

4.8
15.0h
753 siswa
0 suka
K12 Fisika
Mulai Belajar

Gambaran Umum Kursus

📚 Ringkasan Konten

Buku teks ini merupakan bagian ketiga dari seri pilihan wajib Fisika untuk sekolah menengah atas umum, yang mendalami topik inti seperti teori kinetik molekuler, wujud zat dan perubahannya, hukum termodinamika, struktur atom, dualitas gelombang-partikel, serta fisika inti, dengan tujuan meningkatkan kompetensi inti ilmu fisika siswa.

Jelajahi misteri termodinamika makroskopik dan kuantum mikroskopik, kuasai hukum dasar dunia fisika.

Penulis: Peng Qiancheng, Huang Shubo

Ucapan Terima Kasih: Disetujui oleh Komite Ahli Komite Buku Teks Nasional (2019)

🎯 Tujuan Pembelajaran

  1. Memahami komposisi mikroskopik: Mampu menyatakan isi dasar teori kinetik molekuler, menguasai perhitungan terkait konstanta Avogadro, serta prinsip pengukuran ukuran molekul secara kuantitatif menggunakan metode tetesan minyak.
  2. Menganalisis gerakan dan gaya: Mampu membedakan antara gerak Brown dan gerak termal, serta menjelaskan pola perubahan gaya tarik dan tolak antar molekul seiring jarak.
  3. Menguasai hukum statistik: Mampu menggunakan pendekatan statistik untuk menjelaskan asal-usul tekanan gas secara mikroskopik, serta menganalisis dampak suhu terhadap distribusi kecepatan molekul.
  4. Memahami dan mampu menerapkan hukum Boyle, hukum Charles, serta hukum Gay-Lussac untuk menyelesaikan masalah perubahan keadaan gas nyata.
  5. Memahami persamaan keadaan gas ideal (\frac{pV}{T}=C), serta mampu menjelaskan asal-usul tekanan gas dari sudut pandang mikroskopik.
  6. Mampu membedakan sifat fisik kristal dan non-kristal, memahami simetri dan anisotropi struktur mikroskopis kristal.
  7. Memahami hubungan antara usaha, kalor, dan perubahan energi dalam, menguasai rumus hukum pertama termodinamika \Delta U = Q + W, serta melakukan perhitungan kuantitatif.
  8. Mampu menjelaskan mengapa mesin gerak abadi jenis pertama dan kedua tidak mungkin dibuat, berdasarkan prinsip transformasi energi dan arah proses.
  9. Memahami bentuk penyataan Clausius dan Kelvin dari hukum kedua termodinamika, mengenali arah proses makroskopik alamiah serta prinsip peningkatan entropi.
  10. Memahami konsep inti kuantum seperti kuantum energi, foton, tingkat energi, serta mampu menerapkan rumus Planck dan persamaan efek fotoelektrik Einstein untuk menyelesaikan soal fisika.

🔹 Pelajaran 1: Teori Kinetik Molekuler dan Esensi Mikroskopik

Ringkasan: Pelajaran ini bertujuan mengungkap esensi fenomena termal makroskopik melalui sudut pandang mikroskopik. Materi mencakup konsep dasar molekul, gerak termal, gerak Brown, hingga karakteristik mekanik gaya antar molekul; selanjutnya melalui eksperimen tetesan minyak dilakukan estimasi kuantitatif ukuran molekul, serta menggunakan hukum statistik untuk menjelaskan distribusi kecepatan molekul gas dan mekanisme timbulnya tekanan.

Hasil Pembelajaran:

  • Memahami komposisi mikroskopik: Mampu menyatakan isi dasar teori kinetik molekuler, menguasai perhitungan terkait konstanta Avogadro, serta prinsip pengukuran ukuran molekul secara kuantitatif menggunakan metode tetesan minyak.
  • Menganalisis gerakan dan gaya: Mampu membedakan antara gerak Brown dan gerak termal, serta menjelaskan pola perubahan gaya tarik dan tolak antar molekul seiring jarak.
  • Menguasai hukum statistik: Mampu menggunakan pendekatan statistik untuk menjelaskan asal-usul tekanan gas secara mikroskopik, serta menganalisis dampak suhu terhadap distribusi kecepatan molekul.

🔹 Pelajaran 2: Perubahan Wujud Zat dan Hukum Gas Ideal

Ringkasan: Unit ini membahas evolusi dari hukum gas eksperimental menuju persamaan keadaan gas ideal, serta menggali struktur mikroskopik dan karakteristik makroskopik padatan dan cairan. Dengan pendekatan model ideal, fenomena termodinamika makroskopik dikaitkan dengan teori kinetik molekuler, serta diperluas ke aplikasi teknologi modern seperti layar cair.

Hasil Pembelajaran:

  • Memahami dan mampu menerapkan hukum Boyle, hukum Charles, serta hukum Gay-Lussac untuk menyelesaikan masalah perubahan keadaan gas nyata.
  • Memahami persamaan keadaan gas ideal (\frac{pV}{T}=C), serta mampu menjelaskan asal-usul tekanan gas dari sudut pandang mikroskopik.
  • Mampu membedakan sifat fisik kristal dan non-kristal, memahami simetri dan anisotropi struktur mikroskopis kristal.

🔹 Pelajaran 3: Hukum Termodinamika dan Kekekalan Energi

Ringkasan: Unit ini membahas hukum inti yang mempelajari fenomena panas dari sudut pandang transformasi energi. Melalui eksperimen Joule, kesetaraan antara usaha, kalor, dan perubahan energi dalam dibuktikan, sehingga menghasilkan hukum pertama termodinamika. Selain itu, hukum kedua termodinamika dibahas untuk mengungkap arah proses alamiah, mengungkap penyebab degradasi kualitas energi dan ketidakmungkinan pembuatan mesin gerak abadi.

Hasil Pembelajaran:

  • Memahami hubungan antara usaha, kalor, dan perubahan energi dalam, menguasai rumus hukum pertama termodinamika \Delta U = Q + W, serta melakukan perhitungan kuantitatif.
  • Mampu menjelaskan mengapa mesin gerak abadi jenis pertama dan kedua tidak mungkin dibuat, berdasarkan prinsip transformasi energi dan arah proses.
  • Memahami bentuk penyataan Clausius dan Kelvin dari hukum kedua termodinamika, mengenali arah proses makroskopik alamiah serta prinsip peningkatan entropi.

🔹 Pelajaran 4: Struktur Atom dan Dualitas Gelombang-Partikel

Ringkasan: Unit ini mengeksplorasi transisi dari fisika klasik menuju fisika kuantum, dengan fokus pada karakteristik "kuantifikasi" di dunia mikroskopik. Pelajaran dimulai dari konsep kuantum energi, membuktikan sifat partikel cahaya melalui efek fotoelektrik, kemudian beralih ke model atom Rutherford dan teori transisi tingkat energi Bohr, hingga akhirnya membentuk konsep gelombang materi dan kerangka mekanika kuantum.

Hasil Pembelajaran:

  • Memahami konsep inti kuantum seperti kuantum energi, foton, tingkat energi, serta mampu menerapkan rumus Planck dan persamaan efek fotoelektrik Einstein untuk menyelesaikan soal fisika.
  • Memahami fenomena dan signifikansi eksperimen hamburan partikel α, memahami model struktur nuklir atom serta teori transisi tingkat energi Bohr.
  • Memahami makna fisik dualitas gelombang-partikel, memahami teori gelombang materi de Broglie, serta aplikasi mekanika kuantum dalam teknologi modern.

🔹 Pelajaran 5: Fisika Inti dan Partikel Dasar

Ringkasan: Pelajaran ini membahas perkembangan fisika padatan melalui mekanika kuantum hingga eksplorasi menyeluruh tentang dunia internal inti atom. Topik mencakup radiasi alamiah, hukum peluruhan inti, reaksi nuklir (fisi dan fusi) serta aplikasinya dalam energi dan medis, serta meluas ke partikel dasar terdalam dan model kuark.

Hasil Pembelajaran:

  • Memahami aplikasi: Mengenali kontribusi mekanika kuantum terhadap fisika padatan (seperti semikonduktor dan chip), menguasai penggunaan isotop radioaktif dalam medis dan industri.
  • Memahami hukum: Mampu menulis persamaan reaksi nuklir dengan benar, menguasai hukum kekekalan jumlah massa dan muatan listrik, serta memahami makna statistik dari waktu paruh.
  • Penjelajahan energi: Menjelaskan prinsip reaksi rantai fisi nuklir dan fusi nuklir, memahami perkembangan terkini reaksi fusi terkendali (konfinement magnetik dan konfinement inersial).