Kembali ke Kursus
CHEM901A-PEP-CN Junior High

【人教版】Kimia SMP Kelas 9 Semester 1

Buku teks ini merupakan pengantar kimia untuk siswa SMP kelas 9, mencakup konsep dasar kimia, komposisi udara, struktur mikroskopis materi, sumber daya air, persamaan kimia, serta senyawa karbon dan oksida karbon, dengan penekanan pada eksperimen dan pemikiran ilmiah.

4.8
24.0h
858 siswa
0 suka
K12 Kimia
Mulai Belajar

Gambaran Umum Kursus

📚 Ringkasan Materi

Buku teks ini merupakan buku pengantar kimia untuk siswa kelas 9 SMP, mencakup konsep dasar kimia, komposisi udara, struktur mikroskopis materi, sumber daya air, persamaan kimia, dan karbon oksida, serta menekankan eksperimen dan pemikiran ilmiah.

Mulailah petualangan penjelajahan dunia mikro, kuasai misteri eksperimen kimia dan penyelidikan ilmiah.

Penulis: Wang Jing, Zheng Changlong

Ucapan Terima Kasih: Disetujui oleh Kementerian Pendidikan 2012, Penghargaan Nasional Pertama untuk Buku Teks Konstruksi Nasional

🎯 Tujuan Pembelajaran

  1. Mampu menyebutkan aplikasi kimia dalam perbaikan pestisida dan pupuk, sintesis obat-obatan, pengembangan material, dan perlindungan lingkungan, memahami "apa itu kimia".
  2. Mengetahui sejarah perkembangan kimia, termasuk kerajinan kuno, teori atom dan molekul modern, serta nanoteknologi modern dan kimia hijau.
  3. Merumuskan definisi kimia secara akurat, yaitu ilmu yang mempelajari sifat, komposisi, struktur, dan hukum perubahan materi pada tingkat molekul dan atom.
  4. Mampu membedakan secara akurat antara perubahan fisika dan perubahan kimia, serta membedakan sifat fisika dan sifat kimia.
  5. Mampu mengidentifikasi peralatan kimia umum, serta menyebutkan nama dan fungsi utamanya.
  6. Menguasai secara standar operasi laboratorium dasar seperti pengambilan bahan kimia, pemanasan zat, penyambungan peralatan, dan pencucian.
  7. Mampu menyebutkan komponen utama udara dan fraksi volumenya, serta mampu membedakan zat murni dan campuran.
  8. Menguasai sifat kimia oksigen (reaksi dengan belerang, besi, fosfor merah, dll.), dan mampu mengidentifikasi reaksi kombinasi, reaksi penguraian, dan reaksi oksidasi.
  9. Memahami prinsip pembuatan oksigen di laboratorium (termasuk peran katalis) dan prinsip fisika pembuatan oksigen secara industri.
  10. Mampu menjelaskan beberapa fenomena umum dengan menggunakan pandangan molekul dan atom, serta memahami esensi mikroskopis dari perubahan kimia.

🔹 Pelajaran 1: Kata Pengantar: Kimia Membuat Dunia Menjadi Lebih Indah

Ringkasan: Pelajaran ini sebagai pembuka mata pelajaran kimia bertujuan untuk membimbing siswa memasuki dunia kimia. Dengan menunjukkan peran penting kimia dalam produksi dan kehidupan sehari-hari, merunut perkembangan dari kerajinan tangan kuno hingga teori molekul dan atom modern, akhirnya memperjelas ruang lingkup studi kimia dan definisi esensialnya pada tingkat molekul dan atom.

Hasil Pembelajaran:

  • Mampu menyebutkan aplikasi kimia dalam perbaikan pestisida dan pupuk, sintesis obat-obatan, pengembangan material, dan perlindungan lingkungan, memahami "apa itu kimia".
  • Mengetahui sejarah perkembangan kimia, termasuk kerajinan kuno, teori atom dan molekul modern, serta nanoteknologi modern dan kimia hijau.
  • Merumuskan definisi kimia secara akurat, yaitu ilmu yang mempelajari sifat, komposisi, struktur, dan hukum perubahan materi pada tingkat molekul dan atom.

🔹 Pelajaran 2: Unit 1: Memasuki Dunia Kimia

Ringkasan: Unit ini merupakan tahap awal pembelajaran kimia, berfokus pada cakupan dasar studi ilmu kimia: perubahan dan sifat materi, serta standar operasi laboratorium kimia dasar. Melalui pembelajaran, siswa akan mampu membedakan perubahan fisika dan kimia dari sudut pandang mikro dan makro, serta menguasai keterampilan penting untuk melakukan eksperimen ilmiah dengan aman dan akurat di laboratorium.

Hasil Pembelajaran:

  • Kemampuan Analisis: Mampu membedakan secara akurat antara perubahan fisika dan perubahan kimia, serta membedakan sifat fisika dan sifat kimia.
  • Kemampuan Identifikasi: Mampu mengidentifikasi peralatan kimia umum, serta menyebutkan nama dan fungsi utamanya.
  • Kemampuan Operasi: Menguasai secara standar operasi laboratorium dasar seperti pengambilan bahan kimia, pemanasan zat, penyambungan peralatan, dan pencucian.

🔹 Pelajaran 3: Unit 2: Udara di Sekitar Kita

Ringkasan: Unit ini berfokus pada komponen penyusun udara, sifat fisika dan kimia oksigen, serta metode pembuatan oksigen di laboratorium dan industri. Melalui eksperimen klasik seperti "pembakaran fosfor merah", siswa akan belajar cara mengukur komponen udara secara kuantitatif, dan menguasai konsep inti kimia seperti campuran, zat murni, reaksi kombinasi, reaksi penguraian, dan reaksi oksidasi.

Hasil Pembelajaran:

  • Mampu menyebutkan komponen utama udara dan fraksi volumenya, serta mampu membedakan zat murni dan campuran.
  • Menguasai sifat kimia oksigen (reaksi dengan belerang, besi, fosfor merah, dll.), dan mampu mengidentifikasi reaksi kombinasi, reaksi penguraian, dan reaksi oksidasi.
  • Memahami prinsip pembuatan oksigen di laboratorium (termasuk peran katalis) dan prinsip fisika pembuatan oksigen secara industri.

🔹 Pelajaran 4: Unit 3: Misteri Susunan Materi

Ringkasan: Unit ini membimbing siswa dari dunia materi makroskopis ke dunia partikel mikroskopis. Konten inti mencakup susunan mikroskopis materi (molekul, atom, ion), struktur internal atom dan ukuran massanya (massa atom relatif), serta dasar bahasa kimia – unsur, simbol unsur, dan tabel periodik unsur.

Hasil Pembelajaran:

  • Kognisi Mikroskopis: Mampu menjelaskan beberapa fenomena umum dengan menggunakan pandangan molekul dan atom, serta memahami esensi mikroskopis dari perubahan kimia.
  • Kognisi Struktur: Menguasai struktur internal atom dan hubungan kelistrikannya, memahami definisi massa atom relatif.
  • Penggunaan Simbol: Menghafal simbol unsur umum, memahami artinya, dan mulai belajar menggunakan tabel periodik unsur untuk mencari informasi.

🔹 Pelajaran 5: Unit 4: Air di Alam

Ringkasan: Unit ini berpusat pada "air", secara bertahap membimbing siswa dari makro ke mikro untuk mengenal sumber daya air di alam dan esensi kimianya. Fokus pengajaran mencakup status dan perlindungan sumber daya air, metode pemurnian fisika air, eksperimen elektrolisis air yang mengungkap komposisi materi, serta alat inti kimia – rumus kimia dan penggunaan bilangan oksidasi.

Hasil Pembelajaran:

  • Siswa mampu mendeskripsikan distribusi sumber daya air bumi, dan mengidentifikasi sumber utama pencemaran air serta tindakan pencegalannya.
  • Siswa mampu melakukan operasi penyaringan secara standar, dan memahami langkah-langkah pengendapan, penyaringan, adsorpsi, dan desinfeksi dalam produksi air ledeng.
  • Siswa mampu menganalisis komposisi air melalui eksperimen elektrolisis air, dan mendefinisikan secara akurat zat tunggal, senyawa, dan oksida.

🔹 Pelajaran 6: Unit 5: Persamaan Kimia

Ringkasan: Unit ini merupakan awal studi kuantitatif kimia di SMP. Inti pengajaran berpusat pada "Hukum Kekekalan Massa", mulai dari fenomena makro hingga penyusunan ulang atom mikroskopis, kemudian memperkenalkan "Persamaan Kimia" sebagai bahasa kimia standar internasional, dan akhirnya bermuara pada perhitungan kuantitatif massa materi menggunakan persamaan kimia.

Hasil Pembelajaran:

  • Menguasai Hukum Kekekalan Massa: Mampu mendeskripsikan isi hukum, dan memahami alasan kesetaraan massa sebelum dan sesudah reaksi melalui penyelidikan eksperimental.
  • Memahami Esensi Mikroskopis: Mampu menjelaskan dari sudut pandang jenis, jumlah, dan massa atom mengapa reaksi kimia pasti mematuhi hukum kekekalan massa.
  • Keterampilan Menulis Standar: Menguasai prinsip penulisan persamaan kimia (fakta objektif, kekekalan massa), dan mahir dalam menyetarakan persamaan kimia.

🔹 Pelajaran 7: Unit 6: Karbon dan Oksida Karbon

Ringkasan: Unit ini berfokus pada keragaman dan perilaku kimia unsur karbon dan oksidanya. Konten mencakup perbedaan sifat fisika dari zat tunggal karbon (berlian, grafit, C60) hingga sifat kimianya yang sama, memperkenalkan secara rinci prinsip dan peralatan pembuatan karbon dioksida di laboratorium, serta membandingkan dan mempelajari karakteristik karbon dioksida dan karbon monoksida.

Hasil Pembelajaran:

  • Menguasai perbedaan sifat fisika berlian, grafit, dan C60 serta penyebabnya, memahami daya serap karbon aktif.
  • Memahami stabilitas karbon tunggal pada suhu kamar dan aktivitasnya pada suhu tinggi (mudah terbakar dan reduksi).
  • Mempelajari prinsip kimia pembuatan karbon dioksida di laboratorium, pemilihan peralatan eksperimen, serta metode pemeriksaan kebocoran, pengumpulan, dan pengujian kepenuhan.

🔹 Pelajaran 8: Unit 7: Bahan Bakar dan Pemanfaatannya

Ringkasan: Unit ini berpusat pada "bahan bakar", secara sistematis memperkenalkan kondisi pembakaran, prinsip pemadaman api, dan pengetahuan keselamatan. Pada saat yang sama, membahas perubahan energi dalam reaksi kimia (eksoterm dan endoterm), menganalisis secara rinci pemanfaatan bahan bakar fosil dan dampaknya terhadap lingkungan, dan terakhir melihat prospek pengembangan dan pemanfaatan berkelanjutan energi baru.

Hasil Pembelajaran:

  • Memahami tiga kondisi yang diperlukan untuk pembakaran, dan mampu merangkum metode pemadaman api dan pemilihan alat pemadam api berdasarkan prinsip tersebut.
  • Menguasai pengetahuan keselamatan tentang bahan mudah terbakar dan meledak, mengidentifikasi tanda-tanda keselamatan umum, memahami perubahan energi yang menyertai reaksi kimia.
  • Mengenali pentingnya dan ketidak-terbarukan bahan bakar fosil, memahami kondisi pembakaran sempurna bahan bakar serta perlunya mengembangkan energi bersih (seperti hidrogen, etanol, dan energi baru).