AI007

OpenClaw: Arsitektur, Pengembangan & Keamanan untuk Agen AI Lokal

Kursus ini menyajikan analisis mendalam mengenai OpenClaw, kerangka kerja sumber terbuka yang revolusioner untuk agen AI otonom. Kursus ini secara sistematis membongkar arsitektur sistem berlapis dari kerangka kerja tersebut, mekanisme memori RAG berbasis lokal, protokol otomasi browser, serta ekosistem keterampilan yang sangat dapat diskalakan. Kurikulum mencakup pengostrasi praktis alur kerja kompleks, termasuk alur otomasi PIV dan pola komite agen multi-tingkat. Selain itu, kursus ini secara kritis menganalisis pertimbangan perangkat keras dalam paradigma penempatan produksi tingkat lanjut dan menyajikan strategi pertahanan bertingkat terhadap ancaman keamanan utama seperti kerentanan RCE dan injeksi prompt. Tujuan kursus adalah memberdayakan para pengembang senior dan arsitek untuk membangun sistem agen AI yang memiliki otonomi tinggi namun tetap aman dan dapat dikendalikan.

5.0 Peringkat
500 Siswa

Gambaran Umum Kursus

📚 Ringkasan Konten

Kursus ini menawarkan wawasan mendalam secara komprehensif tentang OpenClaw, kerangka kerja sumber terbuka yang inovatif untuk agen AI otonom. Kami menganalisis arsitektur berlapisnya secara sistematis, dengan fokus pada mekanisme memori RAG Berbasis Lokal, protokol otomasi browser, serta ekosistem keterampilan yang sangat skalabel.

Kurikulum ini melampaui teori, membahas orkestrasi praktis alur kerja kompleks seperti alur otomasi PIV dan pola komite agen multi-agen. Secara krusial, kursus ini menangani tantangan tingkat produksi, menganalisis pertukaran perangkat keras dan menerapkan strategi pertahanan berlapis terhadap ancaman serius seperti kerentanan RCE dan injeksi prompt. Kursus ini dirancang untuk memberdayakan pengembang senior dan arsitek untuk membangun sistem AI yang otonom secara tinggi sekaligus ketat keamanannya.

Pendengar Sasaran: Pengembang Senior & Arsitek Sistem

🎯 Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan kursus ini, Anda akan mampu:

  1. Merancang sistem otonom menggunakan kerangka kerja OpenClaw dan filosofi Markdown-First-nya.
  2. Mengimplementasikan arsitektur memori lokal-pertama yang aman untuk mencegah kerusakan status dalam lingkungan konkurensi tinggi.
  3. Memperkuat rantai pasokan agen terhadap ancaman lanjutan seperti Injeksi Prompt Tidak Langsung dan RCE Fallback Sunyi.

🔹 Pelajaran 1: Arsitektur Inti dan Paradigma Konfigurasi

Ringkasan: Modul ini membangun pengetahuan dasar yang diperlukan untuk bekerja dengan OpenClaw. Kami mengeksplorasi filosofi unik "Markdown-First" dari kerangka kerja ini dan mengurai arsitektur Gateway yang menjamin sesi agen yang aman dan terisolasi.

Hasil Pembelajaran:

  • Filosofi Inti: Memahami bagaimana file konfigurasi seperti SOUL.md dan AGENTS.md mengatur perilaku agen di bawah paradigma Markdown-First.
  • Mekanisme Gateway: Mengidentifikasi komponen struktural dari Gateway dan Queue Jalur yang digunakan untuk menjaga isolasi sesi dan mencegah kerusakan status.
  • Dasar Keamanan: Menganalisis protokol dasar yang diperlukan untuk mengurangi risiko seperti RCE dan injeksi prompt dalam sistem otonom.
  • Arsitektur Data: Menjelaskan arsitektur Local-First RAG dan ketergantungannya pada snapshot semantik untuk pengambilan data yang efisien.
  • Konfigurasi Global: Menguasai konfigurasi parameter dalam openclaw.json untuk mengelola routing model dan variabel lingkungan.

🔹 Pelajaran 2: Otomasi Browser dan Sistem Memori Berbasis Lokal

Ringkasan: Fokus pada lingkungan runtime, pelajaran ini membahas bagaimana agen berinteraksi dengan web dan mengelola memori jangka panjang. Kami menggali alur kerja PIV dan implementasi struktur memori persisten serta aman.

Hasil Pembelajaran:

  • Siklus Hidup Agen: Menjelaskan siklus hidup agen otonom menggunakan alur kerja PIV (Rencana-Terlibat-Verifikasi) dalam Runtime Agen.
  • Manajemen Identitas: Mengkonfigurasi manifest inti (SOUL.md, openclaw.json) untuk membangun identitas yang tidak bergantung pada model.
  • Implementasi Memori: Menerapkan Local-First RAG menggunakan MEMORY.md untuk manajemen memori persisten dan konteks-aware.
  • Keamanan Runtime: Menganalisis dan mengatasi kerentanan seperti kebocoran kredensial dan kerusakan status dalam lingkungan multi-agen.

🔹 Pelajaran 3: Ekosistem Keterampilan dan Orkestrasi Alur Kerja Lanjutan

Ringkasan: Pelajaran ini beralih dari pengaturan dasar ke perilaku kompleks. Anda akan belajar memperluas kemampuan agen melalui Ekosistem Keterampilan dan mengoordinasikan tugas asinkron menggunakan mekanisme antrean lanjutan.

Hasil Pembelajaran:

  • Definisi Keterampilan: Menguasai konfigurasi manifest SOUL, SKILL, dan AGENTS untuk mendefinisikan logika agen yang kompleks.
  • Alur Kerja Asinkron: Menerapkan alur kerja latar belakang menggunakan sinyal HEARTBEAT dan mekanisme Queue Jalur.
  • Optimisasi: Menerapkan Corong Filter Enam Lapis untuk meningkatkan presisi arsitektur Local-First RAG.
  • Keamanan Plane Kendali: Mengidentifikasi dan mengatasi ancaman termasuk RCE dan Injeksi Prompt khususnya di dalam plane kendali Gateway.

🔹 Pelajaran 4: Penempatan Produksi dan Pertukaran Perangkat Keras

Ringkasan: Beralih ke DevOps dan infrastruktur, modul ini menganalisis cara menempatkan OpenClaw dalam produksi. Kami mengevaluasi pilihan perangkat keras dan strategi penyesuaian untuk operasi berkinerja tinggi dan hemat biaya.

Hasil Pembelajaran:

  • Analisis Kinerja: Mengevaluasi dampak Local-First RAG dibanding eksekusi hanya di cloud dalam skenario konkurensi tinggi.
  • Manajemen Konkurensi: Menerapkan strategi Queue Jalur untuk mengelola tugas asinkron dan mencegah tabrakan status.
  • Operasi Aman: Mengonfigurasi lingkungan produksi agar secara ketat mengurangi risiko kebocoran kredensial tak sah dan RCE.
  • Penyesuaian Sumber Daya: Mengoptimalkan penggunaan perangkat keras menggunakan teknik Flush Pra-Kompaksi dan Isolasi Sesi.

🔹 Pelajaran 5: Ancaman Keamanan Sistemik dan Pertahanan Berlapis

Ringkasan: Modul terakhir adalah penyelidikan keamanan mendalam. Kami mengadopsi sudut pandang adversarial untuk melakukan audit rantai pasokan agen dan menerapkan arsitektur Zero Trust guna meminimalkan "radius ledakan" dari setiap insiden potensial.

Hasil Pembelajaran:

  • Deteksi Ancaman Lanjutan: Mengidentifikasi kerentanan sistemik termasuk RCE Fallback Sunyi dan Injeksi Prompt Tidak Langsung.
  • Pertahanan Berlapis: Menerapkan Corong Filter Enam Lapis untuk membangun arsitektur Pertahanan Berlapis yang kuat.
  • Keamanan Rantai Pasokan: Mengaudit konfigurasi SKILL.md dan SOUL.md untuk mencegah pemindaian malik.
  • Implementasi Zero Trust: Menerapkan prinsip Zero Trust dalam manajemen gateway dan penanganan kredensial sementara.